Telepon Genggam

Telepon Genggam None

  • Title: Telepon Genggam
  • Author: Joko Pinurbo
  • ISBN: null
  • Page: 323
  • Format: Paperback
  • None

    • Telepon Genggam BY Joko Pinurbo
      323 Joko Pinurbo
    • thumbnail Title: Telepon Genggam BY Joko Pinurbo
      Posted by:Joko Pinurbo
      Published :2019-05-08T05:56:49+00:00

    About “Joko Pinurbo”

    1. Joko Pinurbo

      Joko Pinurbo jokpin lahir 11 Mei 1962 Lulus dari Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Sanata Dharma Yogyakarta 1987 Kemudian mengajar di alma maternya Sejak 1992 bekerja di Kelompok Gramedia Gemar mengarang puisi sejak di Sekolah Menengah Atas Buku kumpulan puisi pertamanya, Celana 1999 , memperoleh Hadiah Sastra Lontar 2001 buku puisi ini kemudian terbit dalam bahasa Inggris dengan judul Trouser Doll 2002 Ia juga menerima Sih Award 2001 untuk puisi Celana 1 Celana 2 Celana 3 Buku puisinya Di Bawah Kibaran Sarung 2001 mendapat Penghargaan Sastra Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional 2002 Sebelumnya ia dinyatakan sebagai Tokoh Sastra Pilihan Tempo 2001 Tahun 2005 ia menerima Khatulistiwa Literary Award untuk antologi puisi Kekasihku 2004 Buku puisinya yang lain Pacarkecilku 2002 , Telepon Genggam 2003 , Pacar Senja 2005 , Kepada Cium 2007 , dan Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung 2007 Selain ke bahasa Inggris, sejumlah sajaknya diterjemahkan ke bahasa Jerman Sering diundang baca puisi di berbagai forum sastra, antara lain Festival Sastra Winternachten di Belanda 2002 Oleh pianis dan komponis Ananda Sukarlan sejumlah sajaknya digubah menjadi komposisi musik.

    800 thoughts on “Telepon Genggam”

    1. Puisi untuk para bookaholic:Bagaimana sebaiknya membaca buku:1. Jangan sok pintar dan sok tahu. Jangan belum-belum sudah bilang: ah, kalau cuma begini aku juga mampu.2. Jangan cepat merasa bodoh kalau tidak juga paham apa maunya buku. Apa yang tak kaupahami suatu saat toh akan membukakan diri.3. Jangan terlalu lugu. Tahu kan batas antara lugu dan dungu sering tidak jelas-jelas amat? Kau bisa saja mengganti kata-kata dalam buku dengan kata-katamu.4. Jangan sok filsuf: membaca buku sambil mengerny [...]


    2. Jujur. Saya paling suka "Telepon Genggam". Walaupun saya tidak terlalu mengerti parameter puisi yang bagus itu seperti apa, saya berpikir: puisi apapun yang menciptakan suasana nyaman saat membacanya dan tanpa sadar tiba-tiba saja sudah di halaman terakhir, itulah puisi yang bagus menurut saya. Salut.


    3. Awalnya agak kurang senang dengan bentuk puisi naratif seperti yang dibuat dalam kumpulan puisi ini. Tetapi semakin lama dibaca semakin menarik juga. mungkin bukan krn jalan ceritanya yang menarik tetapi diksi-diksi yang dipilih oleh Jokpin yang bikin berdecak kagum. Favorit saya adalah puisi Buku. Syahdu sekaliii


    4. Setiap subuh ibu itu memetik embun di daun-daun, menampungnya dalam gelas, dan menghidangkannya kepada anak-anaknya sebelum mereka berangkat sekolah. Malam hari diam-diam ia memeras airmata, menyimpannya dalam botol, dan meminumkannya kepada anak-anaknya bila mereka sakit. –Ibu yang TabahPerkenalan saya dengan Joko Pinurbo sama seperti dia, terjadi lewat tulisan. Dengan tulisan pula Joko mempersembahkan rangkaian kisah yang bukan hanya sekedar kata, tapi juga makna.


    5. Kumpulan Puisi Joko Pinurbo yang sangat menggugah dengan gaya bahasa yang khas Joko Pinurbo: nakal namun berarti. Terdapat mitologi2 yang filosofis yang diangkat kembali dengan bahasa keseharian yang ringan sesuai zaman kini.


    6. This book is collection poetry book. the style of the poems are unknown (maybe free poem = because i'm not understand about that. maybe its Joko Pinurbo's style. As general readers, i like the poems even i'm not so undertand the meaning.


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *